Saturday, April 12, 2008

Momen Yang Kompleks

Kehidupan ini adalah suatu momen panjang yang kompleks yang berisikan segala pengalaman dan gejolak rasa yang mengayun bersama jenjang masa pertumbuhan kita.
-sekar kedaton-

Friday, April 11, 2008

Semangat

Semangat adalah dasar dari segala proses belajar.
-sekar kedaton-

Thursday, April 10, 2008

Pagar Paradigma

Orang yang merdeka belum berarti miliki kebebasan bila dia dikitari oleh lingkungan dengan paradigma lama sehingga ruang-ruang kemerdekaannya untuk memilih tidak terbayarkan oleh kebebasannya berkembang.
-sekar kedaton-

Wednesday, April 9, 2008

Poros Pencapaian

Begitu banyak orang membicarakan tentang keinginan untuk berhasil beserta segala macam upaya-upayanya. Suatu pencapaian berporos pada keberhasilan menguasai dan kontrol diri sebelum model keberhasilan lainnya hadir.
-sekar kedaton-

Monday, April 7, 2008

Hidup Yang Aktif

Relaksasi bukan berarti istirahat tanpa kegiatan apapun. Aktifkan pikiran kita melalui kegiatan yang ringan tanpa rasa desakan dan keterpaksaan.
-sekar kedaton-

Sunday, April 6, 2008

Masa Yang Bergantung Pada Sikap

Pilu masa lalu yang terdampingi dengan semangat dan pola fikir yang terus berkesesuaian dengan waktu dapat melahirkan masa depan yang temerang. Masa senang sekarang yang kehilangan kontrolnya akan dapat melahirkan masa depan yang pilu.
-sekar kedaton-

Saturday, April 5, 2008

Polemik Standarisasi

Kebahagiaan hidup dan ketenangan jiwa tidak pernah bisa terstandarisasi tetapi pola pikirlah yang sering terjebak dalam standarisasi.
-sekar kedaton-

Friday, April 4, 2008

Karya Diri Pribadi

Kemampuan berbahasa kita menunjukkan kemampuan kita dalam berkomunikasi dengan tingkat klaritas atau kejernihan yang mudah diterima oleh siapapun sebagai lawan bicara. Lantunan intonasi, kosa kata yang tepat dan struktur kalimat yang tertata menyibakkan kita sebagai pribadi yang kaya dengan karya diri.
-sekar kedaton-

Thursday, April 3, 2008

Tegang Yang Membutakan

Jangan terlalu serius memandang dan jalani kehidupan. Karena hal itu menimbulkan rasa tegang dan dapat membutakan kita bisa melihat perspektif lain.
-sekar kedaton-